Remahan.com

Bela Muslim Uighur, Klub Jerman Tutup Akademi Sepak Bola di China

REMAHAN.com - Klub Jerman, FC Koln, berani mengambil manuver sebagai bentuk dukungan terhadap nasib kaum Muslim Uighur di China. Mereka menutup akademi sepak bola yang berada di China.

Penutupan akademi sepak bola FC Koln di China dilakukan tidak secara gamblang lantaran Uighur. Klub menyatakan alasan penghentian adalah evaluasi ulang terhadap alokasi sumber daya. Namun pejabat senior FC Koln tidak bisa menyembunyikan alasan di balik manuver itu.

Menurut Fox Sports dilansir Sindo.com, akademi sepak bola FC Koln di China sebetulnya belum beroperasi. Tapi klub sudah menginvestasikan 1,8 juta Euro atau setara Rp28 miliar untuk pembangunan fasilitas sepak bola di sana. Semua menguap setelah Koln memutuskan tidak melanjutkan kerja sama.

Pejabat senior FC Koln menyatakan bahwa "hak asasi manusia sangat tidak dihargai" di China.

Baca: Militer AS dan Australia Siaga di Laut China Selatan, Ada Apa?

Dukungan dunia sepak bola terhadap nasib kaum Muslim Uighur di China bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, bintang Arsenal, , dan memberikan bantuan pada Uighur.

"(Di China, red) Quran dibakar, masjid ditutup, sekolah Islam -madrasah dilarang, cendikiawan dibunuh satu per satu. Terlepas dari itu semua, Muslim tetap diam," tulis Oezil.

China sendiri telah membantah tuduhan tersebut dengan mengundang Oezil datang ke Xinjiang tempat bermukim kaum Muslim Uighur untuk melihat sendiri keadaan. Namun, undangan tersebut, oleh sebagian pihak, dianggap sebagai jebakan. Rm

129 0

Artikel Terkait

Pangeran Harry dan Meghan Markle tak Ucapkan Selamat di Hari Ultah Ratu Elizabeth II
Pangeran Harry dan Meghan Markle tak Ucapkan Selamat di Hari Ultah Ratu Elizabeth II

Global

Pangeran Harry dan Meghan Markle tak Ucapkan Selamat di Hari Ultah Ratu Elizabeth II

Penembakan Massal di Kanada, Polisi Belum Tahu Motif Pelaku
Penembakan Massal di Kanada, Polisi Belum Tahu Motif Pelaku

Global

Penembakan Massal di Kanada, Polisi Belum Tahu Motif Pelaku

Makan di Pujasera, Nenek di Singapura Didenda Rp3,3 Juta
Makan di Pujasera, Nenek di Singapura Didenda Rp3,3 Juta

Global

Makan di Pujasera, Nenek di Singapura Didenda Rp3,3 Juta

Artikel Lainnya

Tyson Ingin Konsumsi Ganja dengan Bob Marley
Tyson Ingin Konsumsi Ganja dengan Bob Marley

Global

Tyson Ingin Konsumsi Ganja dengan Bob Marley

Kendaraan WHO Ditembak, Pengemudi Tewas
Kendaraan WHO Ditembak, Pengemudi Tewas

Global

Kendaraan WHO Ditembak, Pengemudi Tewas

Pekerja Informal Ditengah Lockdown India
Pekerja Informal Ditengah Lockdown India

Global

Pekerja Informal Ditengah Lockdown India

Komentar