Remahan.com

Facebook Tak Lagi Jadi Tempat Kerja Idaman

REMAHAN.com - Peringkat Facebook dalam daftar tempat terbaik untuk bekerja kembali turun dalam dua tahun berturut-turut. Berdasarkan laporan terbaru Glassdoor peringkat Facebook turun dari 16 menjadi 23.

Nilai keinginan untuk bekerja di raksasa media sosial ini turun dari 4,5 menjadi 4,4 dari nilai sempurna 5. Tiga tempat teratas dalam daftar ini adalah Hubspot; Bain & Co; dan DocuSign. Glassdoor melakukan pemeringkatan berdasarkan evaluasi karyawan terhadap atasannya secara anonim.

Seperti dimuat CNBCIndonesia.com, ini merupakan penurunan yang tajam bagi Facebook yang pernah menduduki peringkat teratas dalam daftar ini pada 2018. Pada 2019 peringkatnya turun ke urutan ke 7, berdasarkan laporan Maret 2018.

Jatuhnya peringkat Facebook karena raksasa media sosial ini sedang menghadapi pemeriksaan ketat dari regulator karena tudingan monopoli. Lalu, skandal Cambridge Analityca di mana 87 juta lebih data pengguna bocor.

Baca: Militer AS dan Australia Siaga di Laut China Selatan, Ada Apa?

Glassdoor mendasarkan peringkatnya pada delapan faktor, termasuk keseimbangan kerja / kehidupan, manajemen senior dan kompensasi serta tunjangan.

Untuk diberi peringkat, perusahaan harus memiliki setidaknya 1.000 karyawan dan menerima setidaknya 75 peringkat di delapan kategori selama periode kelayakan.

"Ada banyak kritik eksternal yang datang ke Facebook. Ada harapan tinggi bagi karyawan untuk menjadi sangat produktif dengan jam kerja yang panjang, dan itulah alasan kami terus melihat penurunan Facebook," kata pakar komunitas Glassdoor, Sarah Stoddard.

Meskipun skornya menurun dan jatuh dalam peringkat, Facebook tetap jauh di atas rata-rata peringkat perusahaan Glassdoor 3,5. Karyawan memuji budaya

Baca: Pangeran Harry dan Meghan Markle tak Ucapkan Selamat di Hari Ultah Ratu Elizabeth II

Facebook yang digerakkan oleh misi, bakat di perusahaan dan manfaat serta manfaatnya.

"Karyawan terus berseru bahwa misi perusahaan adalah bagian dari apa yang mendorong mereka," kata Stoddard. Rm

58 0

Artikel Terkait

Penembakan Massal di Kanada, Polisi Belum Tahu Motif Pelaku
Penembakan Massal di Kanada, Polisi Belum Tahu Motif Pelaku

Global

Penembakan Massal di Kanada, Polisi Belum Tahu Motif Pelaku

Makan di Pujasera, Nenek di Singapura Didenda Rp3,3 Juta
Makan di Pujasera, Nenek di Singapura Didenda Rp3,3 Juta

Global

Makan di Pujasera, Nenek di Singapura Didenda Rp3,3 Juta

Tyson Ingin Konsumsi Ganja dengan Bob Marley
Tyson Ingin Konsumsi Ganja dengan Bob Marley

Global

Tyson Ingin Konsumsi Ganja dengan Bob Marley

Artikel Lainnya

Kendaraan WHO Ditembak, Pengemudi Tewas
Kendaraan WHO Ditembak, Pengemudi Tewas

Global

Kendaraan WHO Ditembak, Pengemudi Tewas

Pekerja Informal Ditengah Lockdown India
Pekerja Informal Ditengah Lockdown India

Global

Pekerja Informal Ditengah Lockdown India

Keluar Beli Susu Saat Lockdown, Pria di India Tewas Dikeroyok
Keluar Beli Susu Saat Lockdown, Pria di India Tewas Dikeroyok

Global

Keluar Beli Susu Saat Lockdown, Pria di India Tewas Dikeroyok

Komentar