Remahan.com

Fosil Pohon Usia 386 Juta Tahun Ditemukan

REMAHAN.com - Fosil pohon, yang berusia 386 juta tahun, ditemukan di sebuah bekas tambang di New York. Para ilmuwan yakin hutan tempat pohon itu berasal begitu luas hingga membentang ke luar Pennsylvania.

Penemuan di Kairo, New York ini, diperkirakan dua atau tiga juta tahun lebih tua dari fosil hutan yang sebelumnya dianggap tertua di dunia, yakni hutan di Gilboa, juga di New York.

Temuan itu memberi informasi baru mengenai evolusi pohon.

Apa yang mereka temukan?

Baca: Militer AS dan Australia Siaga di Laut China Selatan, Ada Apa?

Lebih dari 10 tahun yang lalu, para ahli dari Universitas Cardiff, Inggris, Universitas Binghamton di AS dan Museum Negara Bagian New York mulai mempelajari situs di kaki Pegunungan Catskill di Lembah Hudson.

Sejak itu, mereka telah memetakan lebih dari 3.000 meter persegi hutan dan menyimpulkan bahwa hutan itu adalah rumah bagi setidaknya dua jenis pohon:

Jenis pohon ketiga belum diidentifikasi."Ini adalah tempat tertua di mana kamu bisa berkeliaran dan memetakan di mana pohon-pohon fosil berdiri di pertengahan era Devonian."

Para peneliti mengatakan mereka juga menemukan akar kayu yang sangat panjang yang mengubah cara tanaman dan tanah mengumpulkan air.

Baca: Pangeran Harry dan Meghan Markle tak Ucapkan Selamat di Hari Ultah Ratu Elizabeth II

"Ini adalah hutan yang sangat kuno, yang ada sejak awal planet berubah menjadi hijau dan hutan menjadi bagian normal dari sistem Bumi," kata Dr Berry seperti dimuat Viva.co.id.

Peneliti mengatakan hutan pernah musnah karena banjir. Para peneliti itu menemukan fosil ikan di permukaan tambang.

Bagaimana ini membantu kita memahami masa lalu planet?

Penelitian ini menunjukkan waktu yang menandai transisi, dari planet tanpa hutan dan ke yang sebagian besar tertutup pohon.

Baca: Penembakan Massal di Kanada, Polisi Belum Tahu Motif Pelaku

Dr Berry mengatakan mempelajari situs tersebut dapat memberi kita pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana pohon berevolusi dan bagaimana mereka menurunkan karbon dioksida (CO2) dari atmosfer.

"Kami menyadari saat ini bahwa memiliki hutan adalah hal yang baik dan membakar hutan dan deforestasi adalah hal yang buruk."

Prof Howard Falcon-Lang dari Royal Holloway, London mengatakan tidak ada keraguan bahwa ini adalah hutan fosil pohon paling tua yang diketahui.

"Mungkin saja di masa depan, sesuatu yang bahkan lebih tua muncul - paleontologi penuh kejutan!. Rm

98 0

Artikel Terkait

Makan di Pujasera, Nenek di Singapura Didenda Rp3,3 Juta
Makan di Pujasera, Nenek di Singapura Didenda Rp3,3 Juta

Global

Makan di Pujasera, Nenek di Singapura Didenda Rp3,3 Juta

Tyson Ingin Konsumsi Ganja dengan Bob Marley
Tyson Ingin Konsumsi Ganja dengan Bob Marley

Global

Tyson Ingin Konsumsi Ganja dengan Bob Marley

Kendaraan WHO Ditembak, Pengemudi Tewas
Kendaraan WHO Ditembak, Pengemudi Tewas

Global

Kendaraan WHO Ditembak, Pengemudi Tewas

Artikel Lainnya

Pekerja Informal Ditengah Lockdown India
Pekerja Informal Ditengah Lockdown India

Global

Pekerja Informal Ditengah Lockdown India

Keluar Beli Susu Saat Lockdown, Pria di India Tewas Dikeroyok
Keluar Beli Susu Saat Lockdown, Pria di India Tewas Dikeroyok

Global

Keluar Beli Susu Saat Lockdown, Pria di India Tewas Dikeroyok

Kebakaran Hutan Tewaskan 19 Orang
Kebakaran Hutan Tewaskan 19 Orang

Global

Kebakaran Hutan Tewaskan 19 Orang

Komentar