Remahan.com

Pengadilan Filipina Perintahkan Pengembalian Harta Sitaan Marcos Senilai Rp53 T

REMAHAN.com - Pengadilan Filipina, Senin (16/12/2019), membatalkan kasus korupsi melibatkan keluarga mendiang diktator Ferdinand Marcos. Kasus ini pertama kali diusut 32 tahun lalu.

Hakim menyatakan, tak cukup alat bukti dalam kasus ini sehingga otoritas harus mengembalikan harta keluarga Marcos senilai 3,9 miliar dolar AS atau sekitar Rp53,8 triliun.

Ini merupakan putusan hakim keempat sejak Agustus 2019 yang memenangkan keluarga Marcos.

Menurut hakim, dokumen yang difotokopi tidak dapat digunakan sebagai alat bukti, sehingga kasus itu tidak akan dilanjutkan.

Baca: Kekayaan Elon Musk Kalahkan Bill Gates

Dengan demikian, upaya selama 3 dekade terakhir untuk merebut uang negara dalam kasus ini gagal. Sebuah panel dibentuk untuk mengembalikan harta senilai 10 miliar dolar AS yang diduga ditilep Marcos dan keluarganya sehingga mereka bisa menikmati hidup mewah selama 20 tahun berkuasa.

Dalam putusan setebal 58 halaman, pengadilan antikorupsi sebenarnya mengakui adanya kekejaman yang dilakukan selama status darurat militer di bawah rezim Marcos serta praktik penjarahan harta negara.

"Namun, jika tidak ada bukti cukup yang dapat mengarah pada kesimpulan bahwa subjek properti didapatkan dari kejahatan, pengadilan tidak dapat memerintahkan pengembalian barang yang sama ke kas negara," bunyi dokumen, seperti dilaporkan kembali Reuters yang dikabarkan iNews.com.

Pengadilan yang sama menolak kasus serupa terhadap keluarga Marcos pada Agustus, September, dan Oktober, semuanya karena alasan kurang bukti.

Baca: Pesawat Mendarat Darurat di Jalan Tol Malaysia

Meskipun digulingkan dalam pemberontakan pada 1986 dan diusir ke pengasingan, keluarga Marcos tetap menjadi kekuatan yang diperhitungkan di Filipina. Para loyalisnya berada di seluruh sel birokrasi, politik, dan bisnis.

Istri mendiang, Imelda, merupakan anggota kongres yang menjabat selama empat periode. Anak perempuannya, Imee, saat ini menjadi senator sebagaimana putra Marcos, Ferdinand Marcos Jr. Tak hanya itu, Ferdinand Marcos Jr disebut-sebut akan maju dalam pemilihan presiden pada 2022.

Keluarga itu juga memiliki sekutu kuat di lingkaran Presiden Rodrigo Duterte. Rm

132 0

Artikel Terkait

Seperti Ini Kisah Mike Tyson Dipenjara Hingga Masuk Islam
Seperti Ini Kisah Mike Tyson Dipenjara Hingga Masuk Islam

Global

Seperti Ini Kisah Mike Tyson Dipenjara Hingga Masuk Islam

Makan Es Krim Saat Menyetir, Seorang Ibu Asal Melbourne Didenda Rp7 Juta
Makan Es Krim Saat Menyetir, Seorang Ibu Asal Melbourne Didenda Rp7 Juta

Global

Makan Es Krim Saat Menyetir, Seorang Ibu Asal Melbourne Didenda Rp7 Juta

Gaza Kembali Dihantam Roket Penjajah Israel
Gaza Kembali Dihantam Roket Penjajah Israel

Global

Gaza Kembali Dihantam Roket Penjajah Israel

Artikel Lainnya

Cina akan Luncurkan Pesawat Bawa Batu dari Bulan
Cina akan Luncurkan Pesawat Bawa Batu dari Bulan

Global

Cina akan Luncurkan Pesawat Bawa Batu dari Bulan

Dugaan Kanibalisme, Pria Jerman Ditangkap
Dugaan Kanibalisme, Pria Jerman Ditangkap

Global

Dugaan Kanibalisme, Pria Jerman Ditangkap

Peneliti Yakini Pelestarian Gambut Bisa Cegah Pandemi
Peneliti Yakini Pelestarian Gambut Bisa Cegah Pandemi

Global

Peneliti Yakini Pelestarian Gambut Bisa Cegah Pandemi

Komentar