Remahan.com

PM Muhyiddin Bantah Tuduhan Khianati Mahathir

REMAHAN.com - Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin, menyangkal tuduhan pengkhianat yang disampaikan pendahulunya, Mahathir Mohamad.

Dia mengatakan memutuskan maju menjadi kandidat perdana menteri, setelah dua calon lainnya, yakni Anwar Ibrahim dan Mahathir disebut tidak mendapatkan dukungan mayoritas dari anggota Dewan Negara (parlemen).

"Saya tahu banyak orang yang marah kepada saya. Seperti perkiraan, ada seperempat yang menyebut saya pengkhianat. Dengarkan baik-baik, saya bukan pengkhianat. Niat saya jelas dan saya ingin menyelamatkan negara dari pergolakan," kata Yassin dalam pidato yang disiarkan melalui stasiun televisi, seperti dilansir CNNIndonesia.com dari Channel NewsAsia, Selasa (3/3).

Yassin mengatakan dia tidak pernah berharap menjabat sebagai perdana menteri. Namun, kandidat lain tidak ada yang mendapatkan dukungan mayoritas, sementara dia diusulkan oleh Partai Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu).

Baca: Militer AS dan Australia Siaga di Laut China Selatan, Ada Apa?

"Saya perlu berpikir lama sebelum membuat keputusan. Pilihan apa yang saya punya? Untuk terus mendukung Dr. Mahathir yang tidak mendapatkan suara mayoritas atau menerima pencalonan sebagai perdana menteri?," kata Yassin.

"Jika saya terus mendukung Mahathir, gejolak politik akan berlanjut. Ada kemungkinan parlemen dibubarkan dan digelar pemilihan umum," ujar Yassin.

Yassin mengatakan dia adalah milik semua golongan, dan tidak akan memihak siapapun.

"Saya perdana menteri untuk seluruh warga Malaysia dari Perlis sampai Sabah. Walaupun Anda Melayu, China, India, Sikh, Iban, Kadazam, Dusun, Murut, orang asal atau etnis lainnya, saya tetap perdana menteri kalian," ujar Yassin.

Baca: Pangeran Harry dan Meghan Markle tak Ucapkan Selamat di Hari Ultah Ratu Elizabeth II

"Walaupun Anda petani, nelayan, pengusaha, pegawai negeri, atau karyawan swasta, saya perdana menteri Anda," lanjut Yassin.

Yassin meminta masyarakat untuk memberinya kesempatan untuk menggunakan pengalamannya selama 40 tahun berada di pemerintahan dan dunia politik untuk membawa kepada kejayaan. Rm

82 0

Artikel Terkait

Penembakan Massal di Kanada, Polisi Belum Tahu Motif Pelaku
Penembakan Massal di Kanada, Polisi Belum Tahu Motif Pelaku

Global

Penembakan Massal di Kanada, Polisi Belum Tahu Motif Pelaku

Makan di Pujasera, Nenek di Singapura Didenda Rp3,3 Juta
Makan di Pujasera, Nenek di Singapura Didenda Rp3,3 Juta

Global

Makan di Pujasera, Nenek di Singapura Didenda Rp3,3 Juta

Tyson Ingin Konsumsi Ganja dengan Bob Marley
Tyson Ingin Konsumsi Ganja dengan Bob Marley

Global

Tyson Ingin Konsumsi Ganja dengan Bob Marley

Artikel Lainnya

Kendaraan WHO Ditembak, Pengemudi Tewas
Kendaraan WHO Ditembak, Pengemudi Tewas

Global

Kendaraan WHO Ditembak, Pengemudi Tewas

Pekerja Informal Ditengah Lockdown India
Pekerja Informal Ditengah Lockdown India

Global

Pekerja Informal Ditengah Lockdown India

Keluar Beli Susu Saat Lockdown, Pria di India Tewas Dikeroyok
Keluar Beli Susu Saat Lockdown, Pria di India Tewas Dikeroyok

Global

Keluar Beli Susu Saat Lockdown, Pria di India Tewas Dikeroyok

Komentar