Remahan.com

PM Ukraina Kembali Ajukan Pengunduran Diri Kedua Kalinya

REMAHAN.com - Perdana Menteri Ukraina, Oleksiy Honcharuk, kembali mengajukan pengunduran diri untuk kedua kalinya.

Hanya berselang dua bulan setelah pengunduran dirinya yang pertama, pada Selasa (3/3), Honcharuk kembali mengajukan permohonan yang sama.

Dimuat DW yang dilansir Rmol.id, anggota parlemen akan memutuskan pengunduran diri Honcharuk pada Rabu (4/3). Bersamaan dengan sesi khusus untuk perombakan kabinet.

Hingga saat ini, Honcharuk sendiri belum memberikan komentarnya sehingga belum diketahui apa yang melandasi pria 35 tahun itu mengajukan pengunduran diri.

Baca: Pekerja Informal Ditengah Lockdown India

Pada pengunduran diri pertama Honcharuk, Presiden Volodymyr Zelenskiy menolaknya. Zelenskiy mengatakan ia bersedia memberikan Honcharuk kesempatan kedua.

Terlebih, menurut Zelenskiy, saat itu bukan lah waktu yang tepat untuk mengguncang Ukraina secara politis. Setelah mengundurkan diri, jabatan Honcharuk diperkirakan akan didapatkan oleh Wakil Perdana Menteri Denys Shmygal. Rm

42 0

Artikel Terkait

Keluar Beli Susu Saat Lockdown, Pria di India Tewas Dikeroyok
Keluar Beli Susu Saat Lockdown, Pria di India Tewas Dikeroyok

Global

Keluar Beli Susu Saat Lockdown, Pria di India Tewas Dikeroyok

Kebakaran Hutan Tewaskan 19 Orang
Kebakaran Hutan Tewaskan 19 Orang

Global

Kebakaran Hutan Tewaskan 19 Orang

Pria Tertua di Dunia Versi GWR
Pria Tertua di Dunia Versi GWR

Global

Pria Tertua di Dunia Versi GWR

Artikel Lainnya

Malaysia Gratiskan Internet dan Diskon Tagihan Listrik
Malaysia Gratiskan Internet dan Diskon Tagihan Listrik

Global

Malaysia Gratiskan Internet dan Diskon Tagihan Listrik

Menteri Keuangan Di Jerman Bunuh Diri, Khawatir Dampak Corona
Menteri Keuangan Di Jerman Bunuh Diri, Khawatir Dampak Corona

Global

Menteri Keuangan Di Jerman Bunuh Diri, Khawatir Dampak Corona

Klaim Belum Ada Kasus Corona, Ini Keterangan Dubes Korut
Klaim Belum Ada Kasus Corona, Ini Keterangan Dubes Korut

Global

Klaim Belum Ada Kasus Corona, Ini Keterangan Dubes Korut

Komentar