Remahan.com

Prancis: Merger Facebook dan WhatsApp Seharusnya tak Dibolehkan

REMAHAN.com - Regulator kompetisi dagang Prancis menyatakan akuisisi WhatsApp oleh Facebook pada 2014 lalu seharusnya tidak pernah terjadi. Facebook membeli platform berkirim pesan WhatsApp senilai 22 miliar dolar AS pada 2014 lalu.

"Jelas, kesepakatan seperti merger Facebook dengan WhatsApp seharusnya tidak dibolehkan," kata Presiden Autorite de la Concurrence, Isabelle de Silvva, dikutip Antara dari Reuters, Sabtu (18/1).

De Silva melihat terjadi pergeseran praktik yang saat ini lebih sering terjadi, dibandingkan dulu, yakni pengumpulan dan eksploitasi data. "Inilah yang menyebabkan pemain seperti Facebook dan Google memiliki nilai," kata de Silva.

"Yang membuat Facebook sukses sekarang bukan hanya mereka membeli WhatsApp dan Instagram, tapi juga agregasi komunitas pengguna melalui penggabungan tiga komunitas yang sebelumnya terpisah," katanya menambahkan.

Baca: Kekayaan Elon Musk Kalahkan Bill Gates

De Silva tidak bermaksud meminta Amerika Serikat untuk kembali memecah perusahaan besar tersebut. Namun, dia menginginkan kontrol terhadap raksasa teknologi yang mencaplok perusahaan-perusahaan rintisan.

"Menjadi dominan memang bukan hal yang ilegal. Tapi, menurut saya perlu dipertanyakan, sebuah perusahaan yang dominan bisa membeli semua perusahaan yang masuk ekosistem sehingga lawan tidak bisa masuk," kata de Silva.

Komisi Eropa sedang berusaha memperketat aturan persaingan di wilayah mereka, salah satunya untuk globalisasi dan digitalisasi. Presiden Prancis Emmanuel Macron menjadi salah satu yang terdepan soal tinjauan mendalam dan pajak untuk platform digital.

Regulator Prancis tersebut baru-baru ini memiliki unit khusus digital, mengikuti Federal Trade Comission di Amerika Serikat. Rm

135 0

Artikel Terkait

Pesawat Mendarat Darurat di Jalan Tol Malaysia
Pesawat Mendarat Darurat di Jalan Tol Malaysia

Global

Pesawat Mendarat Darurat di Jalan Tol Malaysia

Seperti Ini Kisah Mike Tyson Dipenjara Hingga Masuk Islam
Seperti Ini Kisah Mike Tyson Dipenjara Hingga Masuk Islam

Global

Seperti Ini Kisah Mike Tyson Dipenjara Hingga Masuk Islam

Makan Es Krim Saat Menyetir, Seorang Ibu Asal Melbourne Didenda Rp7 Juta
Makan Es Krim Saat Menyetir, Seorang Ibu Asal Melbourne Didenda Rp7 Juta

Global

Makan Es Krim Saat Menyetir, Seorang Ibu Asal Melbourne Didenda Rp7 Juta

Artikel Lainnya

Gaza Kembali Dihantam Roket Penjajah Israel
Gaza Kembali Dihantam Roket Penjajah Israel

Global

Gaza Kembali Dihantam Roket Penjajah Israel

Cina akan Luncurkan Pesawat Bawa Batu dari Bulan
Cina akan Luncurkan Pesawat Bawa Batu dari Bulan

Global

Cina akan Luncurkan Pesawat Bawa Batu dari Bulan

Dugaan Kanibalisme, Pria Jerman Ditangkap
Dugaan Kanibalisme, Pria Jerman Ditangkap

Global

Dugaan Kanibalisme, Pria Jerman Ditangkap

Komentar